Suatu ketika waktu zaman kecil-kecil,
Kita selalu berpandangan,
Walau jauh cukup bermakna,
Dalam permulaan perhubungan,
akhirnya,
Kita dipertemukan dalam satu peristiwa,
Bermulalah lembaran perkenalan kita,
Berutus surat si teruna kepada si dara,
Ku tidak tahu,
Dimanakah silapnya,
atau…
Memang keinginanku kurang,
Menyebabkan ianya putus ditengah jalan,
Ku memandangmu dank au memandangku,
Bagai lembaran kosong tiada erti,
Kita membawa haluan masing-masing,
Sehinggalah…
Aku bertemu dan menerima lamaran kekasih,
Dari insan lain,
Selama 7 tahun kau menghilang,
Tiada khabar berita,
Tapi akhirnya…
Kau mencariku semula,
Semasa hubunganku agak rapuh dengannya,
Kau hadir menenagkan diriku,
Membajakan hatiku dengan pujukanmu,
Mendamaikan hatiku dengan kata-katamu,
Ku bahagaia,
Ku gembira.
Sunday, July 11, 2010
YOU ARE BEUTIFULL

SAYING IT’S NOT LOVE,
IS DEFINITELY NOT TRUE,
BUT EVERY TIME I’M TRYING TO LIE MYSELF,
MY HEART IS CALLING FOR YOU,
ONCE MORE STEP GETTING CLOSER,
ONCE STEP AGAIN PUSHING YOU AWAY,
JUST LIKE THAT,
YOU ARE GROWING IN,
MAYBE I LOVE YOU THAT MUCH,
MAYBE THAT LONG I’M WAITING FOR YOU,
NO MATTER HOW PAINFUL IT IS,
MY SOUL CAN’T STAY AWAY FROM YOU,
MAYBE THERE’S ONLY ONE LOVE,
MAYBE MY HEART WILL NEVER CHANGE,
KEEPING MY HEART ONLY FOR YOU,
BUT…
HOW I CAN SAY EVERYTHING OUT LOUD,
I LOVE YOU…
Subscribe to:
Comments (Atom)